Device

All Smart Device.

Blogger From Google

Blogger and Google.

SEO Blogger

Tips SEO Blogger

ICT Education

Information Communication Technology

Senin, 02 Mei 2016

Ini Contoh Posting

Contoh Posting Dengan Insert/Memasukan Gambar dari URL web dan menyertakan Sumber SUMBER

Senin, 25 April 2016

Eropa Tuding Google Monopoli Android

Jakarta - Komisi Eropa menyatakan Google melanggar aturannya. Raksasa internet ini dianggap mendominasi pasar mobile secara tidak sehat dengan Android besutannya. Seperti diketahui, Google melakukan sejumlah pembatasan tertentu yang harus dipatuhi manufaktur perangkat Android dan operato seluler yang bekerjasama dengannya. Komisi Eropa menyoroti kebijakan tersebut dan menilai apa yang dilakukan Google adalah praktik monopoli. "Tinjauan Komisi Eropa memperlihatkan bahwa Google menerapkan strategi di perangkat mobile untuk mempertahankan dan memperkuat dominasinya di pencarian internet secara umum," demikian pernyataan Komisi Eropa seperti dikutip detikINET dari Cellular-news, Selasa (26/4/2016). Beberapa poin yang disoroti Komisi Eropa antara lain, pertama, Google Search dibenamkan secara pre-installed dan dibuat sebagai default layanan pencarian di semua perangkat Android yang dijual di Eropa. Kedua, praktik ini menutup akses pasar bagi mesin pencarian pesaingnya melalui kompetisi browser mobile dan sistem operasi. Google juga dinilai melanggar hak konsumen untuk memilih dengan membatasi kompetisi dan inovasi yang lebih luas di ranah mobile. Menanggapi tudingan tersebut, juru bicara Google Kent Weller mengklaim, Android telah menjadi sistem operasi yang diinginkan pengguna karena sifatnya yang terbuka. Google, dikatakan Weller, tidak menutup diri bagi pihak manapun, termasuk Komisi Eropa dan menyatakan siap bekerjasama. Pemilik sistem operasi robot hijau ini punya waktu beberapa bulan untuk menjawab tudingan ini di pengadilan. Jika pada akhirnya Google dinyatakan bersalah, perusahaan yang bermarkas di Mountain View, California, Amerika Serikat ini akan dikenai sanksi berupa denda dan harus mengikuti aturan Eropa untuk mengubah Android untuk pasar tersebut. (rns/rou) SUMBER

Minggu, 24 April 2016

Developer Bikin Aplikasi Google Glass untuk Mata Rabun

Washington - Dengan sebagian besar pengoperasiannya melibatkan interaksi visual, membuat kacamata pintar Google Glass tak bisa dinikmati mereka yang penglihatannya kurang tajam. Sejumlah developer pun mengembangkan aplikasi khusus untuk mereka. Aplikasi ini, seperti dikutip dari Daily Mail, Senin (25/4/2016), memproyeksikan dan memperbesar layar smartphone ke Google Glass. Teknologi ini potensial digunakan untuk pengguna yang rabun. "Mereka yang penglihatannya terbatas hanya melihat porsi kecil pada layar smartphone. Mereka juga sulit bernavigasi di dalamnya, karena tidak tahu posisi yang benar. Apakah mereka berada di tengah atau di sudut layar," kata salah satu peneliti Gang Luo dari Schepens Eye Research Institute of Mass. Eye and Ear. Luo menambahkan, aplikasi ini mentransfer gambar di layar smartphone ke Google Glass, dan memungkinkan pengguna mengatur besar layar yang akan dilihat dengan menggerakkan kepala. Dengan demikian, pengguna bisa mendapatkan orientasi yang tepat. Masih dikembangkan, para peneliti berupaya membuat aplikasi ini berfungsi lebih baik lagi. Mereka juga akan menambahkan lebih banyak gerakan tubuh selain gerakan kepala, untuk berinteraksi dengan Google Glass. (rns/fyk) SUMBER

Ambisi China Salip AS & Eropa di Perlombaan Mobil Otomatis

Jakarta - Perlombaan teknologi mobil otomatis, kendaraan yang bisa jalan sendiri tanpa bantuan pengemudi, masih terpusat di Amerika Serikat dan Eropa. Namun China tak mau kalah, bahkan berambisi menyalip mereka.
Draft roadmap mobil otomatis yang bisa mengarungi jalan raya dalam 3 sampai 5 tahun ke depan dan untuk kawasan urban di tahun 2025, kemungkinan akan dirilis tahun ini. Itu dikatakan oleh Li Keqiang, profesor teknik di Tsinghua University yang memimpin komitenya. Dikutip detikINET dari Reuters, komite tersebut didukung penuh pemerintah China melalui Kementerian Industri dan Teknologi Informasi. Draft itu akan berisi standar teknis, termasuk bahasa yang digunakan mobil berkomunikasi dengan mobil lain atau infrastruktur serta panduan regulasi. Itulah yang mungkin akan jadi kelebihan China dalam perlombaan teknologi ini, yaitu panduan dan teknologi seragam dalam membuat mobil otomatis. Di Amerika Serikat dan Eropa, masih terjadi perdebatan soal standar industrinya sehingga berpotensi jadi hambatan. "Jika kita bisa meyakinkan pemerintah bahwa setiap perusahaan dan setiap mobil harus menggunakan standar tunggal ini, maka akan ada kesempatan China bisa mengalahkan negara negara lainnya," kata Li Yusheng, kepala proyek mobil otomatis Chongqing Changan Automobile. China memiliki potensi besar di industri mobil otomatis. Negeri Tirai Bambu ini adalah pasar mobil terbesar di dunia, namun dibayangi masalah polusi, kemacetan dan kecelakaan. Lebih dari 200 ribu orang meninggal tiap tahun karena kecelakaan, menurut data WHO. Maka, mobil otomatis pun diharapkan menjadi solusinya. Dan warga China pun terlihat antusias menyambut teknologi canggih ini. Menurut survei World Economic Forum tahun lalu, 75% warga China menyatakan keinginannya untuk mengendarai mobil otomatis. Di AS, persentasenya hanya 50%. SUMBER

Rabu, 20 April 2016

Ini Tarif Go-Car dan Go-Ride yang Baru di Aplikasi Go-Jek

KOMPAS.com - Go-Jek masuk ke segmen layanan sewa mobil dengan meluncurkan layanan bertajuk "Go-Car". Mekanismenya kurang lebih sama dengan Uber dan Grab Car yang lebih dulu hadir di Indonesia. Untuk menemukan layanan Go-Car, pengguna harus memperbarui aplikasi Go-Jek ke versi 2.0.0 melalui Google Play Store atau Apple App Store. Selain memperbarui antarmuka aplikasinya, Go-Jek juga memasang tarif baru untuk beberapa lini layanannya. Berikut adalaf daftar harga selengkapnya, sebagaimana tertera pada email resmi yang diterima KompasTekno, Rabu (20/4/2016). Go-Ride (ojek motor) Khusus untuk wilayah Jakarta, di luar jam sibuk alias "rush hour," Rp 1.500 per kilometer dengan tarif minimum Go-Ride adalah Rp 12.000. Selanjutnya dikenai tarif Rp 1.500 per kilometer. Sedangkan, tarif pada jam sibuk adalah Rp 2.000 per kilometer dengan tarif minimum Rp 15.000.
Go-Food (layanan antar makanan) Untuk restoran yang tak bermitra dengan Go-Jek, tarif pengantaran menjadi Rp 15.000. Sementara untuk restoran yang menjalin kerja sama dibebankan tarif pengantaran Rp 5.000. Go-Car (sewa mobil) Tarif minimum Go-Car lebih rendah daripada Go-Ride, yakni Rp 10.000. Sementara untuk tambahan per kilometernya dikenakan biaya Rp 3.500. Go-Car belum menyematkan biaya tambahan lain saat pemesanan pada jam sibuk. Selain tarif pembayaran di atas, antarmuka Go-Jek teranyar juga menghadirkan mekanisme pembayaran non tunai yang disebut "Go-Pay". Pengguna bakal dapat potongan harga 20 persen untuk layanan Go-Ride dan Go-Car jika memanfaatkan fitur "Go-Pay". Baca: Kejutan, Go-Car Sudah Muncul di Aplikasi Go-Jek Ketentuan yang tak berubah adalah batas pengantaran maksimum hingga 25 kilometer. Baik untuk Go-Ride, Go-Car, maupun Go-Food. Diketahui, Go-Car hadir seminggu setelah Uber meluncurkan layanan ojek online bertajuk "UberMotor". Hal ini seakan menunjukkan betapa ketatnya persaingan layanan transportasi berbasis aplikasi di Tanah Air. Selain Go-Car dan Uber, ada juga Grab Car yang meramaikan kompetisi di industri ini. SUMBER

Google Rayakan Hari Lahir Kartini ke-137

KOMPAS.com - Raden Ajeng Kartini lahir tepat 137 tahun yang lalu di Jepara, Jawa Tengah. Semasa hidupnya, Kartini terus berjuang membela emansipasi wanita. Tak heran jika ia dijadikan ikon panutan bagi kaum perempuan. Hari ini, Kamis (21/4/2016), masyarakat kembali memperingati "Hari Kartini". Google pun tak ingin ketinggalan. Layanan mesin pencari tersebut meluncurkan doodle khusus "Hari Kartini" dengan nuansa etnik. Hanya dibubuhi warna coklat, tampak ilustrasi Kartini di tengah-tengah kata "Google" menggantikan huruf "o". Kartini digambarkan sedang memegang buku. Ia memang terkenal sangat memperhatikan pendidikan perempuan. Bersama sang suami Raden Adipati Joyodiningrat, Kartini sempat mendirikan sekolah khusus perempuan yang terletak di Komplek Perkantoran Bupati Rembang. Berbagai pemikirannya tertuang dalam buku terbitan Belanda berjudul "Door Duistermis tox Licht" atau "Habis Gelap Terbit Terang". Buku itu merupakan kumpulan surat-menyurat Kartini dengan sahabat perempuannya di Belanda. Pada tahun 1912 atau delapan tahun setelah Kartini wafat, keluarga Van Deventer mendirikan "Yayasan Kartini" yang bertujuan untuk memberikan akses pendidikan kepada wanita Indonesia di beberapa kota. Antara lain Surabaya, Semarang, Yogayakarta, Malang, Madiun dan Cirebon. Ini bukan yang pertama kalinya Google memasang doodle untuk merayakan "Hari Kartini". Anak perusahaan Alphabet tersebut memang kerap merayakan hari-hari besar dengan memajang doodle di laman utama mesin pencari. Desainnya beragam, mulai dari ilustrasi sederhana hingga animasi yang ruwet. SUMBER

Selasa, 19 April 2016

Sejarah Blog

Blog pertama kemungkinan besar adalah halaman “What’s New” pada browser Mosaic yang dibuat oleh Marc Andersen pada tahun 1993. Mosaic adalah browser pertama sebelum adanya Internet Explorer bahkan sebelum Nestcape. Bulan Januari 1994 Justin Hall memulai website pribadinya “Justin’s Home Page” yang kemudian berubah menjadi “Links from the Underground” yang mungkin dapat disebut sebagai Blog pertama seperti yang kita kenal sekarang. Hingga pada tahun 1998, jumlah Blog yang ada masih sangat sedikit. Hal ini disebabkan karena saat itu diperlukan keahlian dan pengetahuan khusus tentang pembuatan website, HTML, dan web hosting untuk membuat Blog, sehingga hanya mereka yang berkecimpung di bidang Internet, System Administrator atau Web Designer yang kemudian pada waktu luangnya menciptakan Blog-Blog mereka sendiri.